Sejumlah Rumah Warga Nyaris Tertimpa Longsor

Pemdes Cirompang Bangun TPT

SOBANG,SNOL–Rumah milik pulu­han Kepala Keluarga (KK) di Desa Cirompang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, nyaris longsor. Karena, pemukiman mereka be­rada di bawah tebing yang cukup terjal, serta terancam longsor disaat cuaca ekstrim seperti saat ini. Oleh karenanya, untuk mengantisipasi musibah itu, Pemerintahan Desa (Pemdes) setempat membangun Tembok Penahan Tanah (TPT).

Kepala Desa Cirompang, Sainun mengatakan, di wilayahnya terdapat tebing yang tanahnya labil serta cu­kup terjal, serta mengancam kes­elamatan masyarakat. Oleh karena itu, agar ancaman longsor mampu dicegah, pihaknya kini membangun TPT, yang dialokasikan dari dana bantuan Provinsi Banten, sebesar Rp 30 juta.

“Di desa kami, ada beberapa tanah tebing yang dianggap berpotensi terjadi longsor. Agar lokasi tersebut aman, kami secara bertahap mem­bangun TPT dibeberapa tebing terse­but,” kata Sainun, Kamis (21/12).

Katanya, saat ini Kecamatan So­bang terus diguyur hujan. Hal itu sangat dikhawatirkan oleh penduduk. Mengingat, Kecamatan Sobang sa­lahsatu kecamatan yang masuk zona rawan longsor. Untuk itu, dengan dibangunnya TPT ini, diharapkan dapat meminimalisir bencana.

“Masyarakat tetap harus waspada, dan berperan serta aktif mengantisi­pasi bencana tersebut,” harapnya.

Kepala Pelaksana Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Kaprawi mengatakan, ini­satif pencegahan bencana longsor yang dilakukan Pemdes Cirompang, harus didukung dan sangat positif. “Pencegahan dan penanggulangan bencana, tentu bukan hanya tang­gungjawab Pemda maupun BPBD saja. Tetapi, masyarakat dan Pem­des harus memiliki kepedulian yang tinggi pula,” ungkap Kaprawi.

Ditambahkannya, saat ini hujan masih terus mengguyur Kabupaten Lebak dan sekitarnya. Untuk itu, ma­syarakat yang berada di daerah rawan bencana harus waspada. Di Kabu­paten Lebak tambahnya, terdapat 16 Kecamatan rawan Banjir dan angin puting beliung, 12 kecamatan lainnya rawan bencana longsor, salahsatunya Kecamatan Sobang.

“Dengan antisipasi atau penang­gulangan yang dilakukan, paling tidak akan meminimalisir dampak bencana yang ditimbulkan,” imbuh­nya. (mulyana/mardiana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.