Kaki Dibasuh Anak, Wali Murid Menangis

TANGERANG, SNOL—Suasana peringatan Hari Ibu yang dilaksanakan di Kompleks SDN Ahmad Yani, Sukasari Kecamatan Tangerang diliputi haru biru pada Jumat (22/12) pagi. Ratusan siswa dan ibunya menangis tersedu-sedu sembari saling berpelukan seerat-eratnya.

Momen menyentuh itu terjadi ketika para murid SD satu persatu bersimpuh membasuh kaki sang ibu. Secara telaten, baik siswa maupun siswi tanpa sungkan membersihkan kaki orangtua yang telah melahirkan dan membesarkan mereka.

Di awal, para ibu-ibu tersebut semula terlihat hanya berkaca-kaca ketika anaknya mulai membasuhkan air untuk pertama kalinya. Namun makin lama, tetes demi tetes air mata terus berlinang hingga akhirnya tak kuasa menahan haru.

Suasana itu pun membuat hati sangat terenyuh. Sang bunda berlinangan air mata begitu juga dengan anaknya yang didekap hangat. Intan, siswi kelas V mengaku dirinya baru pertama kali membasuh dan mencuci telapak kaki ibunya. Pelajar berusia 11 tahun itu tak kuasa menahan haru.

“Aku sedih, aku sering bikin mama kesel. Tapi mama enggak pernah marah,” ucap Intan dalam pelukan sang bunda. Ia berjanji, tidak akan lagi berbuat nakal dan membuat kesal ibunda tercintanya. “Kalau aku salah, enggak apa apa harus dihukum, karena aku berbuat salah,” kata anak berkerudung itu.”Iya nak… mama sayang Intan,” ungkap sang bunda sembari mengelus – elus putrinya ini.

Momen penuh emosional ini juga tak luput dari pandangan Wakil Walikota Kota Tangerang, Sachrudin. Ia menyebut sosok ibu adalah keramat. “Sebelum saya berangkat tugas, tadi pagi saya ke rumah ibu untuk memeluknya erat. Tapi, ibu saya langsung menangis hebat, dan saya juga tidak bisa menahan tangis,” imbuh Sachrudin.

Sachrudin berharap, kegiatan seperti ini merupakan proses pembelajaran. Bagiamana anak ditanamkan berbakti kepada orangtua sejak dini, lewat membasuh kedua kaki ibundanya. “Hormati dan sayangi lah ibumu, karena mereka adalah keramat buat kalian semua,” paparnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tenaga pengajar yang telah menginisiasi acara tersebut. “Ini jadi satu cara untuk mengedukasi putra putri kita untuk menunjukkan rasa kasih sayangnya kepada orangtuanya,” ujarnya. (made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.