Tujuh Oknum Jaksa Dipecat Kejagung

Bersama 24 Pegawai TU Kejaksaan

JAKARTA,SNOL— Kejaksaan Agung (Keja­gung) melakukan pemecatan terhadap tujuh oknum jaksa dan 24 oknum pega­wai tata usaha (TU) dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) selama 2017. Para abdi negara itu dipecat lantaran ter­bukti melakukan pelanggaran kode etik.

“Dari jumlah itu, dua oknum jaksa dan delapan oknum tata usaha diber­hentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri. Sementara lima oknum jaksa dan 16 oknum tata usaha lainnya diberhentikan tidak dengan hormat sebagai PNS (pegawai negeri sipil),” kata Jaksa Agung HM Prasetyo dalam capaian kinerja Kejaksaan RI 2017 di Jakarta, Selasa (9/1).

Selain melakukan pemecatan, Korps Adhyaksa juga memberikan hukuman disiplin berat lainnya terhadap 22 ok­num jaksa dan 31 oknum tata usaha berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun dan membebaskan sebanyak 15 oknum jaksa dari jabatan fungsional jaksa ser­ta lima jaksa dari jabatan struktural.

Kejagung bahkan juga memberikan hukuman disiplin ringan terhadap 61 oknum jaksa dan 18 oknum tata usaha dan hukuman disiplin sedang terha­dap sebanyak 95 oknum jaksa dan 29 oknum tata usaha. “Jadi, jangan main-main. Kita tidak ada kompromi bagi yang melakukan penyelewengan. Kita harus berikan contoh, agar kejaksaan bisa lebih baik ke depan,” tegas Prasetyo.

Dalam kesempatan yang sama, Jaksa Agung Muda Pengawasan M. Yusni mengungkapkan, penanganan oknum jaksa nakal oleh pihaknya yang menon­jol sepanjang tahun lalu. Ini di antaranya Kasie III Asintel Kejaksaan Tinggi Beng­kulu, Parlin Purba, Asintel Kejaksaan Tinggi Bengkulu Edi Sumarno, Deputi Bidang Informasi Hukum dan Kerjasa­ma Bakamla, Eko Susilo Hadi dan Kajari Pamekasan Rudi Indra Prasetya.

Ini terkait dengan penanganan dan penyelesaian sebanyak 1.294 Laporan Pengaduan (Lapdu) Masyarakat oleh Kejagung. Itu antara lain 503 Lapdu masih dalam proses dan 791 Lapdu sudah diselesaikan. “Ada 195 Lapdu yang terbukti, tidak terbukti 440 dan di­limpahkan (ke ranah hokum, Red) 156 Lapdu,” jelasnya. (ydh/jpg)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.