Minta Uang, Juru Parkir Dibantai

5 Pelaku Diciduk

PONDOK aREN, SNOL— Motif penganiayaan hingga hilangnya nyawa Taufik (32) seorang juru parkir yang terjadi di sebuah pom bensin kawasan Bintaro pada malam tahun baru lalu akhirnya terungkap. Kawanan pelaku menghabisi korban karena tidak terima dimintai uang oleh korban.

Hal itu terungkap saat dilaku­kan rekonstruksi kasus penga­niayaan dan pembunuhan kasus tersebut yang digelar oleh Polres Kota Tangerang, di lokasi keja­dian tepatnya di samping SPBU TOTAL Bintaro Jalan Bulevard Sektor 9 Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Kamis (11/1).

Dalam rekonstruksi itu lima dari delapan pelaku pengeroyo­kan yang telah berhasil ditang­kap memerankan 23 adegan. Dan aksi penusukan dilakukan pada adegan ke 13 oleh tersang­ka Alfian alias Fian Belo (26). Se­dangkan empat pelaku lainnya memiliki peran masing-masing.

Irwansyah alias Iboy (30) ber­peran melakukan pemukulan terhadap korban di beberapa bagian tubuh. Fian Belo melaku­kan penusukan kepada korban di beberapa bagian tubuh. Pelaku lainnya berinisial RP alias R (18) berperan memegangi korban. Pelaku Rulli Irmawan (21) ber­peran mendorong dan memukul wajah bagian pipi kanan korban menggunakan tangan kosong. Sedangkan pelaku I (17) memu­kuli menggunakan tangan ko­song dan mengenai wajah pipi kanan korban.

Dari keterangan sejumlah sak­si terungkap kejadian berawal saat korban Taufik dan Andri se­dang naik sepeda motor supra, melintas di Jalan Raya Pondok Pucung. Saat tiba di depan toko material Buana Baja, korban berpapasan dengan rombongan tujuh motor pelaku. Saat berpa­pasan terjadi saling memblayer (memacu gas pada posisi gigi netral).

Kemudian Taufik dan Andri menuju pom bensin Total. Di depan pom bensin itu, keduanya berhenti untuk melihat kembang api malam tahun baru. Di saat itulah mendadak keduanya dihampiri beberapa orang pelaku. Mereka langsung mengeroyok korban Taufik dan menusuknya hingga korban ter­jatuh. Usai mengeroyok, para pelaku langsung tancap gas. Se­mentara Andri dibantu warga lainnya langsung membawa korban RS IMC Bintaro untuk mendapat pertolongan namun sekitar pukul 05.00 Wib korban meninggal dunia.

Namun keterangan saksi terse­but berbeda dengan pengakuan para tersangka. Pada Minggu 31 Desember 2017 sekitar pu­kul 23.00 Wib, Iboy Csberang­kat dari PPC (Pondok Pinang Center) dengan menggunakan empat unit sepeda motor dan berboncengan dengan para ter­sangka lainnya berjumlah sepuluh orang yaitu Fian Belo, R, ARW (DPO), Rino (DPO), I, RI, U (DPO), R (saksi) dan I (saksi). Mereka mengarah ke Sektor 9 Bintaro dengan maksud menon­ton Konser Band NIDJI di Mall Bintaro ExChange.

Sebelum menuju Mall Bx­Change mereka membeli minu­man jenis Arak dan Intisari di pinggir jalan. Selanjutnya ber­kumpul di depan SPBU Total Bintaro untuk menunggu teman yang tertinggal.

Saat sedang menunggu teman yang tertinggal, tiba-tiba datang korban dan satu orang temannya menggunakan Sepeda Motor tu­run dan menghampiri serta me­minta uang kepada pelaku Iboy, akan tetapi tidak diberi melainkan ditawari minuman keras yang sedang dikonsumsi oleh Iboy.

Korban dan teman korban tersebut kemudian mening­galkan Iboy Cs menuju arah Kolong Jembatan. Pada saat bersamaan terdengar ada suara makian dengan kata-kata kasar dari rombongan para tersangka kepada korban. Lalu korban dan temannya tersebut kembali menghampiri para tersangka hingga terjadilah keributan disertai pengeroyokan.

Iboy memukul korban Andri alias Jhon, sedangkan Fian Belo menusuk korban Taufik dari belakang menggunakan Pisau Steinless Steel yg diselipkan diba­lik baju jaket hitam yg dibawanya dari rumah. Kemudian pelaku R ikut memegang pundak Kor­bandari samping kiri.

Setelah Korban terkapar di jalan dan security SPBU dan Hotel Aviary datang ke TKP, para tersangka langsung melari­kan diri menggunakan Sepe­da motornya masing masing. (jarkasih)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.