Paslon Wajib Lolos Tes Kesehatan

KOTA SERANG, SNOL—Empat pasan­gan yang telah menyerahkan berkas persyaratan pencalonan akan mengi­kuti pemeriksaan kesehatan di RSUD dr. Drajat Prawiranegara, Kota Serang, Kamis (11/1). Tes kesehatan ini ber­langsung dari 11-15 Januari 2018.

“Hari ini pemeriksaan berlangsung sampai sore hari kira-kira, kurang lebih 7 sampai 8 jam, kurang lebih ada 16 item tes kesehatan umum yang akan diperiksa. Nanti hasilnya usai pleno tanggal 15 dan diumum­kan pada 16 Januari di rumah sakit ini, dan kami undang teman media juga, “ujar Komisioner KPU Kota Se­rang Fierly , kemarin.

Ia menuturkan, empat pasang calon tersebut nantinya akan mengi­kuti serangkaian pemeriksaan se­bagai syarat pencalonan. Pertama, para calon akan menjalani tes darah dan tes urine yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Setelah, lanjutnya, para calon akan menjalani tes Minnesota Multipha­sic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan sejumlah dokter spesialis dari RSUD Drajat Prawi­ranegara. Kemudian Minggu (14/1) para paslon juga menjalani psikotes oleh Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) di aula khusus rumah sakit ini. “Psikotes nanti secara tertulis ada 300 soal diberi waktu 3 jam dan waw­ancara,” ujarnya.

Jika ada paslon yang tidak lolos uji kesehatan, lanjut Fierly, maka pihaknya akan memanggil pihak terkait paslon dan timses paslon. “Nanti kami akan jelaskan rekam jejak kesehatannya, dan bisa me­mungkinkan untuk ganti paslon. Pengganti tersebut juga harus jalani tes kesehatan lagi. Jadi harus sampai benar lolos kesehatannya,” ujarnya. Ia memgimbau pada para paslon yang akan menjalani kesehatan agar tidak membawa massa pendukung ke rumah sakit ini. Sebab ia meng­khawatirkan dapat mengganggu pelayanan kesehatan lain.

“Jadi kami sarankan pada paslon cukup bawa beberapa perwakilan aja yang mendampingi paslon. Karena di sini juga sudah disediakan pendamping kesehatan dari rumah sakit dan pengamanan yang cukup dari kepolisian,” ujarnya.

Sementara, kemarin dua pasangan calon (paslon) walikota dan wakil wa­likota Serang melakukan tes kesehat­an di RSUD dr. Drajat Prawiranegara, Kamis (11/1). Mereka di antaranya Vera Nurlalela Jaman dan Nurhasan, kemudian pasangan perseorangan Syamsul Hidayat dan Rohman.

Pantauan di lokasi paslon Vera dan Nurhasan datang lebih dulu dari paslon Buya. Proses pemeriksaan kesehatan akan berlangsung selama 8 jam. Se­mentara dua paslon lainnya Syafrudin dan Subadri, Agus Iriawan Hasbullah dan Syamsul Bhari akan menjalani pemeriksaan kesehatan besok.

Ketua Medical Chek Up RSUD Dra­jat Pawiranegara dr. Harifudin Harun mengatakan, tes kesehatan kali ini dilakukan untuk kedua paslon ke­pala daerah Kota Serang. Menurut­nya, berdasar kesepakatan dengan KPU Kota Serang, semua calon ke­pala daerah melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit ini. “Tes ke­sehatan dilakukan mulai dari tes ke­jiwaan, penyakit dalam seperti paru, jantung, bedah, hati, ginjal, THT, mata, HIV dan melakukan pemer­iksaan narkoba yang dilakukan oleh BNN,” ujarnya.

Menurutnya tes kesehatan terse­but akan mempengaruhi, apakah dari segi hasil medis, fisik, psiki­atri, setiap paslon kepala daerah nanti, layak sebagai kepala daerah atau tidak. Semua hasil tes kese­hatan akan diserahkan pada Senin depan (15/1) Januari mendatang kepada KPU. Sedangkan dari Kota Tangerang, jelang pemeriksaan kes­ehatan hari ini, pasangan calon Arief dan Sachrudin mengaku tidak memi­liki persiapan khusus. Dalam taha­pan Pilkada pasangan calon wajib mengikuti pemeriksaan kesehatan meliputi kesehatan fisik dan mental serta bebas dari penggunaan narko­ba. “Tidak ada persiapan,semuanya berjalan biasa saja, kami siap ikuti tahapan tes kesehatan” ujar Calon Wakil Walikota Tangerang, Sachru­din. (made/bnn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.