Menristekdikti Beri Peringatan Perguruan Tinggi

 Terkait SBMPTN 2018

JAKARTA, SNOL—Kemenristekdikti mu­lai membuka pendaftaran Seleksi Na­sional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 untuk seluruh Indo­nesia. Mohamad Nasir mewanti-wanti Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tidak semaunya menambah daya tampung mahasiswa. Jumlah mahasiswa yang diterima disesuaikan dengan fasilitas serta jumlah dosen.

“Nggak usah menerima mahasiswa banyak-banyak kalau fasilitas dan jumlah dosennya terbatas. Pimpinan PTN harus hati-hati ini jangan ke­bablasan karena ingin mahasiswanya banyak,” ujar Menteri Nasir, Minggu (14/1).

Dalam pelaksanaan SNMPTN ini, ia juga memberikan peringatan keras terh­adap pihak sekolah dalam mengisi data siswa yang diikutkan dalam SNMPTN. Dia menekankan tahun ini tidak ada penyampaian data yang manipulatif. “Besok sudah mulai pendaftaran. Dari sekolah harus menyampaikan data riil, jangan sampai menyampaikan data yang manipulasi,” ujarnya.

SNMPTN memang mengharuskan sekolah mengisi data siswa di pang­kalan data sekolah dan siswa (PDSS). Setelah itu baru bisa melakukan proses penyeleksian melalui nilai rapor dan juga portofolio akademik.

“Jangan sampai pengisian data sep­erti tahun 2016, data yang digunakan ti­dak sesuai dengan mata pelajaran yang diambil,” tegas Nasir.

Mantan Pembantu Rektor II Un­dip itu menyebut tahun ini tidak ada perubahan yang signifikan terutama dalam penyajian seleksi ujian. “Untuk UTBC (Ujian Tulis Berbasis Cetak, red) dan Ujian Tulis Berbasis (UTBK) ini bu­kan inovasi baru,” kata Nasir.

Ketua Panitia Pusat SNMPTN-SBMPTN 2017, Ravik Karsidi menam­bahkan, pihaknya bekerja sama dengan pihak swasta agar dapat menginfor­masikan SNMPTN dan SBMPTN 2018 hingga daerah 3T. Menurutnya, mulai Jumat (12/1) ini Pangkalan Data Seko­lah dan Siswa (PDSS) untuk pendaft­aran SNMPTN resmi beroperasi.

“Insya Allah 13 Januari dapat diakses secara online aplikasi PDSS (pangka­lan data sekolah dan siswa, Red),” tegas Ravik di Jakarta.

Lalu, waktu pengisian dan verifikasi PDSS akan berlangsung mulai 13 Jan­uari–10 Februari 2018. Untuk proses pendaftaran dimulai pada 21 Febru­ari–6 Maret 2018.

Pengumuman hasil seleksi akan di­lakukan pada 17 April 2018 dan pendaf­taran ulang peserta yang lulus di PTN masing-masing akan dilaksanakan pada 8 Mei 2018 bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN.

Ravik menjelaskan, untuk SBMPTN 2018 lewat pendaftaran online untuk Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UN­BTK) akan dilaksanakan 5 April–27 April 2018.

“Untuk pelaksanaan UTBC dan UTBK diselenggarakan pada 8 Mei 2018. Ujian keterampilan berlangsung pada 9 atau 11 Mei 2018, serta hasil seleksinya pada 3 Juli 2018,” pungkasnya. (ce1/rgm/jpc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.