Edi Ariyadi Dihadiahi Piagam UHCternyata

CILEGON, SNOL – Sebagai peng­hargaan karena telah mendorong perluasan kepesertaan program JKN-KIS, Plt Walikota Cilegon Edi Ariyadi dihadiah piagam Univer­sal Health Coverage (UHC) yang diberikan langsung oleh Deputi Direksi Wilayah Banten, Kalim­antan Barat dan Lampung Benja­min Saut P.S.

Penghargaan tersebut diberi­kan dalam kegiatan penanda­tanganan Perjanjian Kerjasama tentang Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Bagi Penduduk Yang Didaftar­kan oleh Pemerintah Kota Cile­gon Menuju Cakupan Kesehatan Semesta Tahun 2018, di Kantor Walikota Cilegon, Senin, (15/1)

Kepala Cabang BPJS Keseha­tan Serang Sofyeni mengatakan, penandatanganan Perjanjian Kerjasama tentang Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Bagi Penduduk Yang Didaftarkan oleh Pemerintah Kota Cilegon merupakan tindak lanjut dari MoU Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah pada bulan April tahun lalu.

“Saat ini kepesertaan JKN-KIS di wilayah Kota Cilegon telah mencapai 363.215 jiwa per 12 Januari 2017 dari jumlah pen­duduk 404.426 jiwa (data Biro Pemerintahan Provinsi Banten semester I tahun 2017) itu artin­ya telah terdapat 89,81% peserta yang tercover dan jumlah kepe­sertaan tersebut akan bertambah dengan adanya penandatangan­an perjanjian kerjasama ini dan diperkirakan terus bertambah hingga tercapainya cakupan se­mesta. Untuk merealisasikan hal tersebut, tentunya diperlukan support dari Pemerintah Daerah untuk mendorong perluasan kepesertaan program JKN-KIS,” ujarnya dalam acara tersebut, Senin (15/01).

Ia menjelaskna, sebagaimana yang tertuang dalam Perjanjian Kerjasama, kelompok penduduk Cilegon yang akan didaftarkan oleh Pemko Cilegon menjadi pe­serta program jaminan keseha­tan antara lain meliputi Peserta awal yang didaftarkan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional pada saat ditandatan­ganinya Perjanjian sejumlah 13.832 jiwa kemudian penduduk yang termasuk dalam BDT (Ba­sis Data Terpadu).

“Selain itu kelompok pen­duduk Cilegon yang akan didaft­arkan yaitu Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Non-BDT, Nelayan, Pekerja So­sial pada Dinas Sosial, Anggota Foker C (Forum Komunikasi RT/RW Cilegon, Pelaku UKM (Usa­ha Kecil Menengah, dan Kader Cilegon Mandiri,” paparnya.

Sementara, Plt Walikota Cile­gon, Edi Ariadi mengungkapkan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk peran Pemerintah Daerah dalam mewujudkan UHC (Universal Health Coverage) atau cakupan semesta, targetnya selu­ruh penduduk Kota Cilegon dapat memiliki Jaminan Kesehatan. Edi optimis, melalui kerjasama den­gan BPJS Kesehatan. (ib/made)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.