Netralitas ASN Tetap Melekat Meski Cuti

KOTA SERANG, SNOL – Badan Penga­was Pemilu (Bawaslu) Banten me­mastikan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap melekat dalam Pilkada Serentak 2018 meski mereka dalam keadaan cuti. Oleh karena itu, Bawaslu Banten akan mempros­es ASN yang kedapatan tidak netral atau ikut politik praktis.

Ketua Bawaslu Banten Didih M. Sudi mengatakan, pihaknya akan memproses dan menyampaikan rekomendasi ke Komite ASN (KASN) agar ASN yang tidak netral itu di­beri sanksi yang tegas sesuai dengan tingkat kesalahannya. Sesuai keten­tuan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 yang merevisi UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, ASN yang tidak netral bisa diberhentikan atau dipecat secara ti­dak hormat. “Makanya jangan main-main dengan aturan, itu sudah jelas dan nyata,” katanya, Jumat (19/1).

Dikatakan Didih, pihaknya akan mengawasi langsung terhadap para ASN ini. Oleh sebab itu, Bawaslu me­minta masyarakat untuk melaporkan ASN yang diduga tidak netral. “Jangan takut (untuk melaporkan,red). Me­nyampaikan sesuatu yang benar akan mendapatkan pahala,” paparnya.

Untuk mencegah ketidaknetralan ASN di Pilkada Serentak 2018 di empat wilayah di Banten, pihaknya akan terus melakukan sosialiasi terkait aturan Pilka­da tersebut. “Semua elemen masyarakat juga bisa membantu untuk melakukan sosialisasi aturan itu,” tuturnya.

Soal imbauan agar ASN yang memi­liki latar belakang keluarga dengan pa­sangan calon kepala daerah melaku­kan cuti, Didih mengaku, cuti sangat lebih baik. Namun mantan anggota KPU Banten ini menegaskan ASN cuti tetap mereka harus netral dalam Pilka­da. “Aturannya ASN, TNI – Polri wajib hukumnya netral,” paparnya.

Sementara, Gubernur Banten akan menindak tegas ASN di lingkungan Pemprov Banten yang tidak netral dalam Pilkada. Tindakan yang dilaku­kan sesuai dengan aturan yang ada. “Aturan harus ditegakkan, PNS atau ASN enggak boleh ikut politik praktis, kalau mereka memaksakan (ikut ber­politik praktis,red) ya harus mundur,” imbuhnya. (ahmadi/made)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.