Peneror Polsek Tanara Ternyata Mantan Napi

Pelaku Dibekuk di Lampung

KAB SERANG,SNOL-—Tim gabungan Reserse Polres Serang, Polda Banten, Senin (22/1) malam, berha­sil meringkus Sul, pelaku teror bom Polsek Tanara. Pelaku teror diringkus di tempat pelelangan ikan di Desa Berandung, Kecamatan Ketapang, Lam­pung Selatan.

Dari kartu tanda penduduk, Pelaku diketahui bernama Sul (37) warga Kampung Karang Keletak, Desa Sampar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang. Penangkapan juga melibatkan personel dari Satgas Radikal dan Unit Jatanras, Ditkrimum Polda Lampung. “Benar, pelakunya sudah berhasil ditangkap di tempat persembu­nyiannya,” ungkap Kabid Humas Polda Banten, AKBP Zaenudin, Selasa (23/1).

Sementara menurut keteran­gan Kapolres Serang, AKBP Wi­bowo, diketahui Sul merupakan napi kasus penggelapan kend­araan bermotor. Sul pernah men­ghuni tahanan Polsek Tanara se­lama enam bulan. “Untuk latar belakang ancaman bom, karena korban merasa jengkel pernah ditahan di Mapolsek Tanara dalam kasus penggelapan mo­tor. Tidak ada motif lain, tapi ini masih kita kembangkan,” ung­kap Kapolres Serang, AKBP Wi­bowo saat jumpa pers di Aula 2 Mapolres Serang, Selasa (23/1). Dalam kasus penggelapan mo­tor tersebut, kata Kapolres, di­tangani pada tahun 2015. Kasus penggelapan ini berlanjut hing­ga ke meja hijau dan pelaku Sul diganjar kurungan selama 6 bu­lan penjara.

“Secara kebetulan, pelaku Sul ini masih menyimpan nomor handphone penyidik yang me­nangani kasus penggelapan itu dan secara iseng mengirimkan pesan ancaman,” terang Ka­polres didampingi Wakapolres Kompol Heri Sugeng Priyanto.

Setelah menerima SMS anca­man, lanjut Kapolres, pihaknya langsung melakukan sterilisasi mako Polsek Tanara dengan menurunkan Tim Gegana dan tidak menemukan tanda-tanda ancaman. Sementara Tim Satgas Anti Teror yang dipimpin AKP Gogo Galesung langsung berg­erak melakukan pelacakan terh­adap pelaku.

“Setelah mengetahui ke­beradaan pelaku, Tim Satgas langsung bergerak ke daerah Lampung dan berhasil menang­kap pelaku di rumah kontrakan­nya,” ujar Kapolres seraya men­gatakan pelaku dijerat Pasal 45 Jo Pasal 27 UU No 11/2008 ten­tang ITE.

Dalam waktu kurang dari 15 jam, tim gabungan Reserse Pol­res Serang dan Polda Banten, berhasil meringkus pelaku teror di tempat kontrakan di Desa Be­randung, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan. Penangkapan tersangka juga melibatkan pers­onel dari Tim Satgas Radikal dan Unit Jatanras dari Ditreskrimum Polda Lampung. Dari pelaku, petugas mengamankan barang bukti handphone yang diguna­kan mengancam. (bnn)

9

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.