Kecamatan Kronjo Prioritaskan Pembangunan Fisik

Kelola Rp 4 Miliar pada APBD 2018

KRONJO, SNOL- Aparatur Kecamatan Kro­njo, Kabupaten tangerang akan mem­prioritaskan pembangunan fisik pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang 2018 yang diterimanya. Pembangunan fisik yang akan digarap merupakan usu­lan dari masyarakat saat digelar Musy­awarah Rencana Pembangunan (Mus­rembang) beberapa waktu lalu.

“Berdasarkan aspirasi masyarakat saat Musrembang, pembangunan fisik mendominasi keinginan warga untuk segera dilaksanakan di APBD Kabu­paten 2018 ini,” jelas Camat Kronjo As­mawi saat dihubungi Satelit News, Ka­mis (25/1).

Asmawi mengatakan salah satu pem­bangunan fisik yang akan dilakukan adalah perbaikan jalan di Kampung Daun yang melintasi dua desa yaitu Desa Bakung dan Desa Pasilian. “Per­baikan jalan di Kampung Daun akan kami laksanakan di tahun 2018 ini se­bab masyarakat disana sudah sangat membutuhkannya,” jelasnya.

Asmawi menambahkan walaupun pihaknya lebih memrioritaskan kepada pembangunan fisik pada APBD 2018 ini, namun berbagai program pember­dayaan masyarakat tetap akan dilak­sanakan Kecamatan Kronjo. Karena menurut Asmawi, pembangunan sum­ber daya manusia (SDM) tetap menjadi perhatian pihak Kecamatan Kronjo,

“Untuk pemberdayaan juga sudah diploting anggrannya namun tidak sebesar anggran fisik sebab anggran pemberdayaan dibantu oleh dana desa,” singkatnya

Kepala Seksi Ekonomi dan Pem­bangunan (Kasie Ekbang) Kecamatan Kronjo Ahmad Patik menambahkan di tahun 2018 ini Pemkab Tangerang memberikan alokasi anggaran Rp. 4 Miliar untuk infrastuktur dan pember­dayaan yang bersumber dari APBD 2018 untuk dikelola oleh aparatur Keca­matan Kronjo. Angaran tersebut lanjut Ahmad, diluar alokasi anggaran pem­bangunan infrastuktur dan pember­dayaan yang dikelola oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilak­sanakan di Kecamatan Kronjo.

“jumlah anggaran yang diterima telah ditentukan untuk apa saja peng­gunaannya berdasarkan usulan ma­syarakat melalui Musrembang,” kata Ahmad.

Sedangkan untuk pembangunan fisik yang dilakukan oleh OPD contohnya adalah pembangunan lanjutan jalan Wisata Pantai Pulau Cangkir yang akan dilakukan pada Maret 2018 t yang akan dikelola langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (DPUS­DA) Kabupaten Tangerang.

“Pembangunan fisik dan pember­dayaan itu ada kewenangannya. Ada kewengangan desa, OPD Pemkab Tangerang, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat,” tuturnya.

Ahmad menjelaskan, agar tidak ter­jadi tumpah tindih kegiatan fisik dan pemberdayaan dibuatlah klasifikasi. Misalnya, Bila kegiatan fisik dan pem­berdayaan yang menjadi kewenagan aparatur kecamatan dimasukan ke Form 1.2. Semetara untuk kegiatan fisik dan pemberdayaan yang menjadi kewenagan desa dimasukan ke Form 1.1. “Kalau kegiatan kewenangan OPD Pemkab Tangerang dimasukan Form 2,” jelasnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Desa Ba­kung Suandana mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan ke aparatur Ke­camatan Kronjo untuk pembangunan jalan di Kampung Daun yang melintasi dua desa yaitu Desa Bakung dan Desa Pasilian. “Berdasarkan informasi dari aparatur desa bahwa jalan kampung daun rencannya tahun ini diperbaiki,” kata Suandana.

Suandana menambahkan, selain mengusulkan perbaikan jalan di Desa Bakung pihaknya juga merencanakan pembangunan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) yang dibiayai oleh Dana Desa (DD). “Intinya, kami dari aparatur desa dan kecamatan siap berbuat maksimal untuk membangun Desa Bakun untuk kepentingan warga,” pungkasnya. (imron/hendra)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.