Piutang PDAM Tirta Albantani Rp 25 M

KAB SERANG, SNOL--Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Albantani Kabupaten Serang merilis hingga 2017 lalu tingkat partisipasi pelanggan dalam‎ membayar tagihan baru mencapai 50 persen atau sekitar 15 ribu pelanggan dari total pelanggan 31 ribu. Akibatnya, kerugian yang timbul mencapai sekitar Rp 25 miliar.

Direktur PDAM Tirta Albantani Kabupaten Serang, Wahyu Prihantono mengatakan,‎ pada tahun 2018 ini, pihaknya akan fokus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membayar tagihan PDAM.”Saya bikin kebijakan baru mulai Januari, Februari dan Maret saya memberikan selebaran, mengingatkan bahwa masyarakat itu harus bayar,” kata Wahyu saat ditemui usai Tasyakuran Milad ke-‎ 41, PDAM Tirta Albantani Kabupaten Serang, Jumat (26/1).

Menurutnya, jika dalam bulan April, Mei dan seterusnya para penunggak tagihan tersebut tidak juga segera membayar, maka PDAM Tirta Albantani Kabupaten Serang akan melakukan tindak tegas berupa pemutusan sementara bahkan hingga pembongkaran.”Ini dalam rangka menyehatkan PDAM,” katanya.

Ia pun mengaku masih memberikan keringanan terhadap para pelanggan yang menunggak, dimana para pelanggan minimal harus membayar bulan berlangsung. Contohnya, kata dia jika pada Januari ini harus bayar, maka pelanggan harus membayar rekening Januari dan satu rekening tunggakan. “Saya tidak ingin mengambil semua, jadi kalau mereka punya tunggak tiga tahun bayar saja dulu satu bulan, sehingga lama-lama‎ hutangnya berkurang,” katanya.

Selain itu, kata dia PDAM Tirta Albantani juga akan menyiapkan petugas yang ditempatkan di wilayah-wilayah pelanggan PDAM, sehingga tidak perlu jauh membayar tagihan. Kemudian yang kedua, pihaknya juga sudah MoU dengan Bank BJB‎ Banten untuk mempermudah akses pelanggan dalam melakukan pembayaran.”Ini kemudahan yang kita berikan,” pungkasnya.

Asda II Setda Kabupaten Serang, Irawan Noor mengatakan, bahwa PDAM Tirta Albantani hanya merupakan salah stau bantuk bagian daripada upaya pemerintah yang terfokus pada pelayanan air bersih. Namun ia berharap PDAM Tirta Albantani dapat terus meningkatkan pelanggan, tentunya dibarengi‎ peningkatan kualitas.

“Sehingga kalau diharapkan maju dan sejahtera, bukan maju PDAM-nya,‎ tapi maju dalam melayani air bersih kepada masyarakat, ada yang masyarakat rumah tangga, jasa usaha dan lain sebagainya. Jadi tentunya kita berharap upaya mencapai target MDGS 2019, inilah yang menjadi salah satu sasaran daripada PDAM,” ujarnya. (sidik/made)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.