Kemenhub Waspadai Cuaca Ekstrem

Keluarkan Maklumat Pelayaran

JAKARTA,SNOL— Kementerian Per­hubungan kembali mengeluarkan maklumat pelayaran yang dituju­kan untuk semua pihak, baik para petugas di lapangan, operator kapal maupun masyarakat pengguna jasa transportasi laut agar mewaspadai cuaca ekstrem di perairan Indone­sia, khususnya dalam tujuh hari ke depan.

“Agar tetap mewaspadai adanya cuaca ekstrem dan gelombang tinggi yang masih terjadi di seba­gian wilayah perairan Indonesia, khususnya dalam tujuh hari ke de­pan,” ujar Direktur Kesatuan Pen­jagaan Laut dan Pantai, Capt. Jhon­ny R. Silalahi.

Berdasarkan hasil pemantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), diperkirakan tujuh hari ke depan yaitu mulai 28 Januari sampai 3 Februari 2018 akan terjadi cuaca ekstrem dan hu­jan lebat di beberapa perairan di In­donesia dengan tinggi gelombang antara 4.0-7.0 meter.

Cuaca ekstrim dengan tinggi gelombang 4.0-6.0 meter dan hujan lebat akan terjadi peraiaran Se­latan Jawa Tengah dan Jawa Timur, Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah, Selat Bali Bagian Selatan, Se­lat Badung, Perairan Selat Sumba­wa, Samudera Hindia Selatan NTT, Perairan Selatan Kupang-P. Rote, Laut Timor Selatan NTT, Peraiaran Kep Babar, Perairan Kep. Sermata, Laut Arafuru.

“Sedangkan tinggi gelombang antara 6.0 s.d 7.0 meter akan terjadi di Samudera Hindia Selatan Jawa Timur, Samudera Hindia Selatan Bali dan NTB,” tutur Capt. Jhonny.

Untuk itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut melalui Direk­tur KPLP menginstruksikan agar seluruh Syahbandar untuk terus melakukan pemantauan ulang (meng-up to date) kondisi cuaca setiap hari melalui website www.bmkg.go.id.

Selain itu juga menyebarluas­kan hasil pemantauan dengan cara membagikan kepada para penggu­na jasa serta memampangkannya di terminal-terminal atau tempat embarkasi dan debarkasi penumpang kapal.

“Apabila kondisi cuaca mem­bahayakan keselamatan kapal, maka Syahbandar harus menunda pemberian Surat Persetujuan Ber­layar (SPB) sampai kondisi cuaca di sepanjang perairan yang akan dilayari benar-benar aman”, tegas Capt Jhonny.(chi/jpg)

aaa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.