Pipa Penarik Air Baku PDAM Tak Maksimal

Akibat Dipenuhi Lumpur

CIBADAK,SNOL–Pascapermukaan air Sungai Ciujung meningkat, pipa in­take atau pipa penarik air baku di Instalasi Pengolahan Air (IPA) mi­lik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Multatuli Lebak, di Desa Bojong Cae, Kecamatan Ci­badak, Kabupaten Lebak, dipenuhi lumpur. Akibatnya, pipa intake kurang berfungsi dengan baik alias penarikan airnya tak maksi­mal. Sehingga, distribusi air bersih dari IPA tersebut kepada seluruh pelanggan di wilayah Cibadak, serta Kecamatan Warunggunung, kurang maksimal.

Namun, agar kondisi penarikan air melalui pipa intake tersebut kembali normal, maka sejak Sabtu hingga Minggu (3-4/2), tekhnisi PDAM ter­us melakukan perbaikan, sekaligus melakukan pengurasan lumpur dari pimpa intake tersebut.

Kepala Unit PDAM Tirta Multat­uli Kalanganyar, Cibadak dan Wa­runggunung, Aji Suraji mengatakan, pipa penarik air baku pada IPA PDAM di Bojong Cae dipenuhi lum­pur akibat permukaan air, serta debit air Sungai Ciujung mengalami pen­ingkatan sejak beberapa hari lalu.

“Setelah permukaan air dan debit Sungai Ciujung surut, distribusi air bersih IPA di Bojong Cae terhadap masing-masing pelanggan di Ci­badak dan Warunggunung, kurang maksimal. Ketika kami periksa, ternyata pipa penarik air baku dari bantaran Sungai Ciujung, dipenuhi lumpur,” ujar Aji Suraji, Minggu (4/2).

Ditambahkannya, agar penari­kan air bakunya kembali maksimal, serta distribusi air bersih kepada masing-masing pelanggan PDAM tetap lancar. Maka, pihaknya lang­sung melakukan perbaikan sekaligus pengurasan lumpur dari lokasi pipa penarik air baku tersebut.

Bahkan, setelah perbaikan dan pengurasannya dilakukan selama dua hari (Sabtu-Minggu), kini pipa penarik air bakunya kembali normal. “Sore hari ini (kemarin,red) penari­kan air baku dari Sungai Ciujung menuju pengolahan air pada IPA di Bojong Cae berjalan baik. Sehingga, pendistribusian air kepada seluruh pelanggan PDAM di Cibadak mau­pun di Warunggunung kembali nor­mal,” terangnya.

Kepala Bagian (Kabag) Produksi PDAM Tirta Multatuli Lebak, Alan Susastra menambahkan, mengingat kondisi permukaan air serta debit Ciujung kerap naik turun akibat curah hujan yang tinggi, pihaknya akan rutin melakukan pemeriksaan terhadap pipa intake di IPA Desa Bo­jong Cae.

“Lumpur yang terbawa arus Sun­gai Ciujung memang bisa mengaki­batkan pipa intake di IPA Bojong Cae rusak, atau mampet. Sehingga, tidak bisa menarik air secara maksimal,” tambah Alan.

Akibat kondisi tersebut, Alan ber­harap, semua pelanggan setia PDAM Tirta Multatuli Lebak untuk dapat memakluminya. Karena, hal itu tidak bisa disalahkan lantaran bencana. (mulyana/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.