Cemburu, Pacar Mantan Istri Dibacok Hingga Sekarat

Pelaku Sempat DPO Selama 7 Bulan

CIMARGA,SNOL–Diduga karena dibakar rasa cemburu yang membara kepada mantan istrinya, Aan Aryani (38), warga Kampung Jampang Rt 001/004, Desa Cimarga, Kecamatan Ci­marga, Kabupaten Lebak, nekat menghabisi pacar mantan istrinya, dengan membacoknya menggunakan senjata tajam.

Korban, Ihclas Subandi (53), warga Kampung Cibuah RT/RW 006/001, Desa Sukaratu, Ke­camatan Cikeusal, Kabupaten Serang, nyaris tewas, pada 23 Juni 2017 lalu. Setelah melaku­kan aksi nekatnya, pelaku me­larikan diri dan buron kurang lebih 7 bulan. Hingga akhirnya, dibekuk personil Polsek Ci­marga, sekitar pukul 03.00 WIB, Senin (5/2) dinihari, dikedia­mannya tanpa ada perlawanan.

Kapolsek Cimarga, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Bambang Ragasa mengatakan, anggota Satreskrim Polsek Cimarga telah membekuk pelaku pembacokan terhadap Ihclas Subandi, warga Kabupaten Serang. Pelaku, sem­pat buron kurang lebih 7 bulan.

Selama pelariannya, pelaku sempat jadi kernet di Kota Ci­legon. Setelah mendapat lapo­ran dari warga, bahwa pelaku pulang kampung. Anggota Pol­sek setempat langsung bergerak, serta membekuknya hingga tak berdaya.

“Saat berada di kediamannya, kami langsung bergerak. Pelaku dapat dibekuk, tanpa perlawa­nan,” kata AKP Bambang, Senin (5/2).

Menurutnya, awal mulanya pelaku merasa tidak senang sekaligus cemburu, bila mantan istrinya bernama Suharti alias Enok (23) yang tinggal sekam­pung dengan pelaku, diapeli oleh korban. Bahkan, agar ko­rban tidak lagi mengapeli atau mengunjungi mantan istrinya tersebut, pelaku berniat mem­berikan pelajaran terhadap ko­rban.

“Setelah korban pamit ke­pada Suharti alias Enok. Rupa­nya pelaku membuntuti korban, yang hendak pulang ke rumahnya di Cikeusal, Kabupaten Serang, menggunakan sepeda motor. Tepat disekitar jembatan Palayangan, Kecamatan Cimar­ga, motor korban diserempat motor yang dikendarai pelaku. Setelah itu, tanpa banyak bicara pelaku langsung melayangkan badiknya, hingga beberapa kali ke tubuh korban bagian wajahnya, hingga akhirnya korban ter­sungkur,” terang AKP Bambang.

Ditambahkannya, mengin­gat kondisi luka bacokan yang dialami korban cukup parah. Maka, pada saat itu pelaku lang­sung melarikan diri. Sedangkan, warga yang beberapa menit ke­mudian melihat korban tersung­kur, langsung membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo, Rangkasbi­tung.

“Setelah mengetahui kejadian tersebut, kami berupaya men­cari pelaku. Namun, karena lokasi persembunyiannya ker­ap berpindah-pindah. Maka, kami sempat kehilangan jejak dan kesulitan membekuknya. Namun, pada dinihari tadi (Senin,5/2,red), kami menerima informasi dari warga, pelaku sedang berada di rumahnya,” pungkasnya lagi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 351 Ayat 2 KUHP dengan ancaman kurungan penjara 7 tahun. Kini, pihak ke­polisian setempat masih men­dalami dan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Sementara, pelaku pembaco­kan, Aan Aryani mengaku, tidak senang melihat mantan istrinya yang sedang bercumbu dengan korban di rumah mantan istrinya tersebut. Karena, walau sudah dicerai sejak 3 tahun lalu, pelaku masih sayang sama man­tan istrinya itu.

“Saya masih suka sama man­tan istri saya. Saya tidak rela, mantan istri saya dicumbu oleh pria lain,” aku Aan.

Diakuinya pula, akibat rasa cemburu tersebut, ia akhirnya menghabisi korban, agar man­tan istrinya tidak lagi suka ter­hadap warga Serang tersebut. “Saya berniat merusak wajahnya (korban,red) dengan tusukan dibagian wajah, menggunakan pisau. Tapi, saya tidak ada ni­atan untuk membunuh korban,” imbuhnya. (mulyana/mardi­ana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.