Zaki Curhat ke Kapolri

Minta Satu Wilayah Hukum di Kabupaten Tangerang

TIGARAKSA, SNOL—Masih ada yang mengganjal di benak Ahmed Zaki Iskan­dar jelang berhenti sebagai Bupati Tangerang. Pria yang akan melawan kotak ko­song di pilkada Kabupaten Tangerang tahun 2018 itu mengeluhkan kerumitan berkoordinasi terkait ke­amanan karena keberadaan 3 Polres dangan 2 Polda di wilayahnya.

Zaki menyampaikan curahan hati terkait sulit­nya berkoordinasi dengan institusi kepolisian kepada Kapolri Jenderal Tito Kar­navian pada kesempatan groundbreaking atau pele­takan batu pertama gedung Polresta Tangerang di Ti­garaksa, Rabu (7/2). Pemkab Tangerang, kata Zaki, sulit berkoordinasi mengingat daerah yang dipimpinnya terbagi menjadi dua wilayah

hukum yakni Polda Metro Jaya dan Polda Banten.

“Dibaginya Kabupaten Tangerang ke dalam beber­apa wilayah hukum mem­buat proses koordinasi kerap mengalami hambatan,” ung­kap Bupati Zaki di hadapan Kapolri Tito.

Zaki menuturkan Kabu­paten Tangerang mempu­nyai tiga wilayah hukum tingkat Polres dan dua wilayah hukum tingkat Pol­da. Puspemkab Tangerang masuk ke wilayah hukum Polresta Tangerang dan di bawah Polda Banten. Sedan­gkan, beberapa kecamatan dan desa justru berada di wilayah hukum Polres Met­ro Tangerang dan Polres Tangerang Selatan di bawah naungan Polda Metro Jaya.

“Tanpa mengurangi rasa hormat dan dengan ren­dah hati, kami meminta ke­pada bapak Kapolri untuk bisa mempertimbangkan wilayah hukum Kabupaten Tangerang menjadi satu wilayah hukum kembali,” kata Zaki.

Dengan demikian, tambah Zaki, Pemerintah Daerah bisa dapat lebih mudah berkoor­dinasi dalam hal penanganan hukum di wilayah Kabupaten Tangerang.

Kapolri Jenderal Tito Karna­vian tak merespon langsung permintaan Zaki. Dia hanya me­nyatakan Bupati Zaki Iskandar merupakan bupati paling kom­pleks di seluruh Indonesia. Tito memahami kepusingan Bupati karena harus berkordinasi den­gan 3 Polres dan 2 Polda sekal­igus dengan kompleksitas yang tinggi.

“Tapi beliau sudah teruji se­lama 5 tahun ini banyak ke­majuan. Kemampuan Bupati menunjukkan ketangguhan dan kemampuan dalam membawa Kabupaten Tangerang terus maju dan berkembang,”ujar Tito.

Gedung baru Polresta Tangerang dibangun menggu­nakan dana hibah dari Pemkab Tangerang sebesar 60 miliar ru­piah. Groundbreaking gedung berkonsep smart building atau bangunan pintar itu juga disak­sikan Kapolda Banten, Ketua MUI Pusat Prof. KH. Ma’ruf Amin, sesepuh Banten Abuya Muhtadi dan Pejabat Kemen­trian lainnya.

Tito Karnavian mengapr­esiasi konsep smart building tersebut. Menurutnya, Polresta Tangerang menjadi yang perta­ma menerapkan smart building di institusi kepolisian.

“Saya sangat mengapr­esiasi smart building Polresta Tangerang. Saya minta kon­sepnya, nanti akan saya sebar­kan ke seluruh polda dan polres agar ditiru,” kata Tito.

Menurut mantan Kepala Den­sus 88 itu, konsep smart build­ing yang diterapkan Polresta Tangerang merupakan jawaban institusi kepolisian atas kema­juan zaman khususnya di bi­dang teknologi. Dikatakannya, kemajuan teknologi informasi harus direspons dengan ino­vasi yang mengusung semangat peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Saya juga apresiasi gelaran inovasi aplikasi. Semoga dengan aplikasi yang dirilis dapat mem­buat institusi kepolisian sema­kin mendapat tempat di hati masyarakat,” ujarnya.

Secara khusus, Kapolri meny­oroti aplikasi elektronik Moni­toring Anggaran Dana Desa (e-MADD). Menurut Kapolri, aplikasi itu dapat turut mem­bantu menyukseskan program pemerintah untuk membangun Indonesia mulai dari desa.

Aplikasi e-MADD, kata Ka­polri, merupakan pengejewant­ahan Nawacita dan tindaklanjut Nota Kesepahaman antara Polri, Kemendagri, dan Kemendes PDTT.

Sementara itu Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo me­nyampaikan ucapan terimaka­sih kepada Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar atas ban­tuan yang diberikan kepada in­titusi Polri. Bupati Zaki, kata dia, termasuk kepala daerah yang peduli dan banyak membantu kegiatan jajarannya di Polresta Tangerang.

“Pak Bupati Zaki memang cukup luar biasa, beliau adalah sosok kepala daerah penyantun. Kami sangat berterimakasih atas bantuan gedung baru ini,” katanya. (mg1/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.