Kejari Segera Panggil Penunggak Rastra

SKK Pemeriksaaan akan Diserahkan Pekan Ini

TIGARAKSA, SNOL—Kejaksaan Neg­eri (Kejari) Kabupaten Tangerang akan melakukan pemanggilan terha­dap sejumlah Kades dan lurah yang menunggak setoran Beras Sejahtera (Rastra). Sambil menunggu penyera­han Surat Kuasa Khusus (SKK) dari Bulog SubDivre Tangerang kepada Kejari.

Pemanggilan ini sebagai tindak lanjut kerjasama antara kedua be­lah pihak dalam pengembalian uang negara. Sebelumnya, sejumlah desa dan kKelurahan menunggak Rastra tahun 2017 sebesar Rp5,4 miliar.

Kepala Kajari Kabupaten Tangerang, Firdaus mengatakan, pihaknya akan terus mendukung upaya Bulog SubDivre Tangerang agar dana Rastra bisa disetorkan. Menurutnya, kerjasama antara Bu­log Subdrive Tangerang dengan Ke­jari itu sudah terbangun dari tahun ke tahun, dalam upaya pemulangan uang milik negara agar dana Rastra bisa disetorkan ke pemerintah.

“Tahun sebelumnya juga sudah MoU bersama dalam pengawasan dan pembinaan kepada desa dan kelurahan yang belum menyele­saikan tunggakan Rastra-nya agar bisa disetorkan,” kata Firdaus, ke­pada Satelit News, beberapa waktu lalu.

Selain MoU, kata Fidaus, Bulog akan menyerahkan kuasanya kepada kejaksaan melalui pemberian SKK kepada Kejari Kabupaten Tangerang agar pemanggilan bisa dilakukan pi­hak kejaksaan. “SKK-nya dulu diberi­kan. Barulah kita (Kejari, red) akan lakukan pemanggilan terhap desa-desa dan kelurahan yang nunggak,” kata Firdaus.

Setelah SKK diberikan, kata Firdaus, pemeriksaan dan pemang­gilan diawali dengan dibentuknya tim pemeriksa desa dan lurah yang menunggak Rasta. Kemudian ba­rulah pemanggilan kepada Kades dan lurah. “Setelah SKK-nya ada, saya akan perintahkan Datun untuk membentuk tim pemeriksaan,” kat­anya.

Kepala Bulog SubDivre Kabupat­en Tangerang, Junaidi mengatakan, sampai saat ini masih banyak desa dan kelurahan yang nunggak Rastra tahun 2017. Kata Junaidi, tunggakan mencapai Rp 5,4 miliar lebih. Menu­rutnya, desa dan kelurahan semes­tinya sudah menyelesaikan setoran beras milik pemerintah itu sebelum akhir Januari 2018 kemarin.

Untuk itu, pihaknya akan mem­berikan kuasa Bulog melalui SKK kepada Kejari Kabupaten Tangerang untuk bisa melakukan pemeriksaa­nnya kepada desa dan Lurah yang menunggak. Selain SKK, surat Mou antara Kejari dengan Bulog SubDi­vre belum hangus hingga Juni men­datang.

“Tunggakan Rastra tahun 2017 mencapai Rp 5,4 miliar, yang har­usnya beres sebelum akhir Januari kemarin. Untuk itu, pekan-pekan ini juga kita (Bulog, red) akan me­limpahkan pemeriksaannya kepa­da pihak kejaksaan agar bisa ditin­daklanjuti,” pungkasnya. (mg1/aditya)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.