Bangli di Jalan Siliwangi Digusur

PAMULANG,SNOL— Petugas Satpol PP Kota Tangerang Selatan (Tangsel) merobohkan puluhan bangunan liar (bangli) semi permanen yang berada sekitar peru­mahan Pamulang Permai Jalan Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Rabu (28/2) pagi. Sikap tegas terpaksa dilakukan lantaran para pemilik bangunan liar tersebut su­dah tiga kali diberi peringatan namun tak kunjung membongkar sendiri bangunan yang berdiri tak sesuai ketentuan itu.

Kepala Satpol PP Kota Tangsel, Chaerul Saleh mengatakan, pihaknya telah me­layangkan tiga kali peringatan kepada para pemilik jauh sebelum pembong­karan dilakukan. “Sudah tiga kali kita kirim surat peringatan tapi tak digubris,” katanya usai memimpin langsung pem­bongkaran bangunan liar.

Menurutnya, keberadaan bangunan-bangunan itu telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2012 Ten­tang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Jika dibiarkan berlanjut, maka tentu kondisi kumuh akan meng­ganggu kebersihan kota Tangsel. “Bangu­nan semi permanen yang berada di dalam area pertokoan Pamulang tidak memiliki izin resmi. Rencananya, bangunan liar yang dipinggir jalan pun akan kita bong­kar,” tambah Chaerul.

Dalam eksekusi itu Satpol PP mengerahkan puluhan personilnya mengantisi­pasi adanya gejolak perlawanan, namun hingga proses pembongkaran selesai tak ada penolakan apapun dari para pemilik bangunan. “Barang-barang yang ada da­lam bangunan kita evakuasi lebih dulu, lalu setelah itu kita serahkan kembali ke­pada pemiliknya,” tandasnya.

Pihaknya memang harus melakukan langkah dan tindakan ketika ada bangunan yang menyalahi aturan. Apalagi masyarakat juga merasa terganggu dengan pembangunan yang mengganggu arus lalu lintas. “Jalan menjadi macet, aktifitas perekonomian tidak berjalan karena parkir menjadi sempit dan kon­sumen tidak belanja di tempat yang dekat dengan bangunan tersebut,” jelasnya.

Selain menertiban bangunan, Satpol PP Kota Tangsel juga menertiban PKL di sepanjang jalan dari bunderan Pamulang hingga RSUD. Sementara, Camat Pamu­lang Deden Juardi mengatakan penertiban ini sesuai dengan arahan pimpinan bahwa kawasan seluruh Tangsel harus tertata, tertib dan rapi, termasuk Pamu­lang.

“Kami mendapatkan laporan warga mengenai bangunan yang tidak memiliki izin ini, kemudian kami mengecek lapangan dan hasilnya kita sampaikan pada Satpol PP yang kemudian ditindaklanjuti dengan penertiban,” singkatnya. (irm/bnn/jarkasih)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.