Puluhan Spanduk Paslon Rusak

KOTA SERANG, SNOL— Sekitar 30 alat peraga kampanye (APK) paslon Wa­likota dan Wakil Walikota Serang rusak. KPU juga sudah mulai mengidentifikasi penyebab kerusakan spanduk paslon tersebut. Demikian dikatakan Divisi Teknis KPU Kota Serang, Fierly Murh­diyat Mabrury kepada awak media, ke­marin.

Sejak dimulainya kampanye, kata dia, ada beberapa temuan, yakni ada puluhan APK yang rusak, hilang dan dihilangkan. Kerusakan itu, kata Fierly, diakibatkan faktor alam, hilang dan di­rusak. Dari temuan dan laporan, yang banyak ditemukan kerusakan dan hi­lang ialah APK paslon nomor urut dua, yakni Samsul Hidayat dan Rohman serta paslon nomor urut tiga, Syafrudin dan Subadri Usuludin.

“Kami juga sudah melaporkan hal itu ke paslon supaya segera meng­ganti, karena kalau tidak diganti di titik itu akan kosong. Sebab, peng­gantian APK yang rusak merupakan tugas paslon,” ungkapnya. Fierly juga mengungkapkan jenis APK yang pal­ing sering rusak, yaitu jenis spanduk yang dipasang di tingkat kelurahan. “Itu yang mereka keluhkan sekarang. Ini isu-isu yang ada di kampanye soal APK,” katanya.

Menanggapi banyaknya spanduk yang rusak, Ketua Panwaslu Kota Se­rang Rudi Hartono mengatakan, akan fokus mengawasi APK paslon. Pi­haknya juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, karena dapat memicu timbulnya konflik di masyarakat dan jangan sampai ada saling fitnah. “In­formasi sementara yang kami dapat, ada APK yang jatuh dan dimanfaatkan masyarakat untuk menutup warung dan lain-lain,” katanya.

Namun, kata Rudi, jika terbukti ada yang sengaja menghilangkan atau merusaknya maka sesuai Undang-un­dang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pe­rubahan Kedua atas Undang-Undang nomor 1 tahun 2015 tentang Peneta­pan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-undang, maka sanksinya diatur dalam pasal 187 ayat 3 itu penjara 1-6 bulan, dan atau denda Rp 100 ribu hingga Rp1 juta. “Paling banyak APK yang rusak dan hi­lang ini di Kecamatan Kasemen,” ucap­nya.(bnn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.