Kapal Terbakar, 4 ABK Alami Luka Bakar

Dirawat Intensif di RSUD Pandeglang

PANDEGLANG,SNOL–Kapal Cahaya Bone 3, milik Tangsi Warga Kampung Muara Baru, Desa Kertajaya, Kecamatan Su­mur, Kabupaten Pandeglang, terbakar saat berlayar di perairan laut Sumur, sekitar pukul 16.30 WIB, Jumat (9/3) lalu. Ahasil, 4 orang Anak Buah Kapal (ABK) mengalami luka bakar serius, dan dilarikan ke RSUD Berkah Pande­glang guna penanganan intensif.

Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC-BPBD) Kabupaten Pandeglang, Ade Mulyana mengungkapkan, keba­karan kapal yang terjadi diduga berawal dari konsleting listrik di bagian mesin kapal tersebut. Karena mengeluarkan bercakan api, api-pun langsung me­nyambar tabung gas ukuran 12 Kg yang letaknya tak jauh dari percikan api.

“Informasi yang saya dapat dari masyarakat, kapal itu terbakar akibat adanya percikan api dari konsleting listrik yang menyambar tabung gas 12 Kg. Sehingga, membuat api terus mem­besar dan membakar seluruh kapal itu berikut para penumpangnya yang berjumlah 4 orang terbakar, sehingga mengalami luka bakar serius,” kata Ade, Minggu (11/3).

Nama-nama para korban yang ter­bakar lanjut Ade yakni, Ohim (33), Ba­sor (30), Kimong (30) dan Sukmadi (52). Keempat korban itu tambahnya, pada saat itu berhasil diselamatkan oleh warga sekitar dan langsung dibawa ke Puskesmas Cibaliung untuk mendapat­kan perawatan medis.

“Dalam kejadian itu tidak ada yang tewas, para korban hanya mengalami luka bakar serius. Kini sudah ditangani oleh pihak Puskesmas setempat dan Kepolisian Polsek Sumur,” terangnya.

Kepala Puskesmas Cibaliung, Muha­mad Amsor membenarkan, pihaknya menerima empat orang pasien yang mengalami luka bakar akibat kapal yang dikemudikannya kebakaran. “Saya menerima pasien itu sekitar pukul 18.00 WIB, Jumat (9/3). Iya, jumlah korban itu ada empat orang dengan kondisi pasien mengalami luka bakar serius. Kami juga langsung menanganinya,” ujar Amsor.

Usai dilakukan perawatan oleh dok­ter jaga di Puskesmas yang di pimpin­nya itu, kata Amsor, kondisi pasien lu­mayan membaik. Selanjutnya, pasien dirujuk ke Rumah Sakit Umum Dae­rah (RSUD) Berkah Pandeglang untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif. “Memang sudah kami tangani secara baik. Tetapi kami tetap merujuk pasien ke RSUD Berkah Pandeglang, agar mendapatkan perawatan lebih in­tensif,” pungkasnya. (nipal/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.