Plt Minta OPD Perbaiki Kinerja

CILEGON, SNOL – Plt Walikota Ci­legon, Edi Ariadi meminta semua kepala OPD di Pemkot Cilegon dapat memperbaiki sistem kinerja sesuai dengan tupoksi. Bahkan, semua tu­gas dan beban penting diserahkan ke jajaran level terendah alias pegawai honorer.

“Semestinya kepala OPD paham tupoksinya sebagai pimpinan. Apa­lagi, pimpinan harus bisa mengerti dan memiliki tugas dan tanggung jawab sendiri untuk bisa menyele­saikan pekerjaan tersebut. Jangan dibebankan atau diserahkan ke lev­el terendah,” kata kepada BANPOS seusai sidak ke Bagian Umum Setda Kota Cilegon, kemarin.

Selama ini, kata dia, masih banyak kepala OPD menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada bawahanya. Hal itu bisa berakibat, kepala OPD tidak bisa mendeteksi apa pun, apa­bila tugas yang dikerjakan bawahan­nya menimbulkan bahaya.

“Kadang kepala OPD menyerah­kan ke kabid (kepala bidang). Kabid menyerahkan ke kasi (kepala seksi), dari kasi menyerahkan lagi ke bagian pengendali, dari bagian pengendali diserahkan ke pegawai TKK (tenaga kerja kontrak). Kalau dalam aturan kan enggak bisa begitu. Kepala OPD juga harus bisa mendeteksi bahaya yang akan dihadapi jika menyerah­kan tanggung jawab tersebut ke level terendah,” ujar Edi.

Edi mengaku, optimistis Cilegon bisa mendapatkan level 3 untuk pen­gawasan internal tersebut. “Saya berharap ada perubahaan yang di­lakukan OPD tersebut. Kalau kepala OPD gak mampu bekerja diselentik ajalah,” kata Edi.

Kabag Organisasi pada Bagian Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda Kota Cilegon Udan Mustaqiem enggan berkomentar pernyataan Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi terkait tugas dan tanggung jawab terhadap sistem pengendalian intern pemer­intah (SPIP). “No commend eh. Tanya langsung aja ke Pak Ali atau ke Asda III aja yah,” katanya seraya menutup sambungan telepon selur­ernya.(eua/aep/bnn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.