Karyawan Bank Swasta Diciduk Polisi

Pemakai dan Edarkan Narkotika Jenis Sabu

RANGKASBITUNG,SNOL–Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Lebak, berhasil menangkap MR, warga Kam­pung Leuwikaung RT/RW 03/03, Kelu­rahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, seki­tar pukul 21.30 WIB, Kamis (8/3) lalu. MR merupakan seorang pegawai bank swasta, terlibat menjadi pengedar nar­koba golongan satu jenis sabu di Rang­kasbitung, Kabupaten Lebak. Kini, MR harus mendekam di sel tahan Polres Lebak, untuk mempertanggungjawab­kan perbuatannya.

Kapolres Lebak, Ajun Komisaris Be­sar Polisi (AKBP) Dani Arianto mengatakan, MR tersangka pengedar sabu adalah, pegawai bank swasta di wilayah Rangkasbitung dan ditangkap di Kam­pung Pasir Tariti, Kelurahan Rangkasbi­tung Barat.

“Setelah penangkapan, kemudian di­lakukan penggeledahan baik terhadap badan, pakaian dan kediaman tersang­ka, ditemukan beberapa barang bukti,” kata AKBP Dani saat menggelar ekspos di Mapolres Lebak, Kamis (15/3).

Katanya, dari tangan tersangka ber­hasil diamankkan sejumlah barang bukti berupa, 5 bungkus/paket plastik bening berisikan kristal putih yang di­duga Narkotika jenis Sabu, 1 buah tim­bangan digital, 1 buah slif/bukti trans­fer, 1 bungkus plastik bening berisikan sabu, 10 buah potongan sedotan plastik warna putih, 1 buah tutup botol dengan dua sedotan yang tertancap pada tutup botol, 1 buah Handphone dan 1 buah tas slempang merk EIGER warna hitam.

Dari pengakuan tersangka tambah Kapolres, barang haram itu didapat dari dua orang yang sudah termasuk Daftar Pencarian Orang (DPO), dan tersangka sudah mengedarkan Narkotika selama 4 bulan terakhir ini.

“Dari keterangan MR, ia mendapat barang bukti Narkotika golongan satu jenis sabu tersebut, dari H (DPO) dan E (DPO) pada hari Selasa, 6 Maret 2018 sekitar pukul 20.00 WIB di pinggir jalan Kampung Lebong, Kelurahan Cijoro Pa­sir, Kecamatan Rangkasbitung, tanpa bertemu dengan dua orang tersebut. Se­banyak satu bungkus plastik bening be­sar, berisi Narkotika golongan satu jenis sabu, selanjutnya oleh tersangka dari satu bungkus plastik bening besar itu dipecah menjadi 14 paket plastik bening siap edar. Selanjutnya, sebanyak 9 paket plastik be­ning sabu telah berhasil diedarkan di wilayah Rangkasbitung,” terangnya.

AKBP Dani menegaskan, tersangka MR di jerat pasal 112 ayat 1 dan pasal 114 ayat satu hurup a UndangUndang (UU) Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara. “Tidak ada hukuman ringan bagi pelaku atau bandar narkoba, harus dihukum seberat mungkin,” tegasnya.

Terpisah, MR mengaku, awal mula mengedarkan sabu karena sering me­makainya. Namun, lama kelamaan ia mulai mengedarkannya kepada teman-temannya. “Baru empat bulan saya mengedarkan. Awalnya, karena suka me­makai, target saya adalah teman teman terdekat,” akunya. (mulyana/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.