Pelajar Tewas Diserang Kelompok Bermotor

Berlibur ke Bogor, Dicegat Lawan di Serang

SERANG, SNOL—Tawuran yang melibatkan pelajar kembali menelan korban jiwa. Rizki Hadi Kusuma, siswa SMK YKTB 3 Bogor tewas setelah terlibat bentro­kan di Jalan Lingkar Kemang, Penancangan, Cipocokjaya, Kota Serang, Sabtu (17/3) malam. Remaja 16 tahun itu menghembuskan nafas tera­khirnya setelah menderita tusukan benda tajam di pe­rut dan pahanya.

Dari informasi yang di­himpun, korban bersama 47 orang kawannya berniat un­tuk berlibur ke Pantai Anyer, Kabupaten Serang. Mereka semua datang dari Bogor hingga Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak pada Jumat, (16/3).dengan menaiki kereta api

Kemudian mereka melanjut­kan perjalanan dengan beralih menggunakan angkutan hingga pantai Anyer. Setelah puas ber­libur, keesokan harinya mereka beranjak pulang ke Bogor. Na­mun di tengah perjalanan mere­ka kehabisan ongkos. Sehingga, mereka terpaksa berjalan kaki dari Kota Cilegon menuju Kota Serang.

Setibanya di Kemang, Kota Serang, para siswa yang masih menggunakan seragam sekolah itu terlibat bentrok dengan ke­lompok lain pada malam hari. Rizki meninggal dunia dalam tawuran tersebut.

Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin membenarkan ad­anya kejadian tersebut. Kata dia pihaknya masih terus mendala­mi peristiwa yang menyebabkan satu orang pelajar asal Bogor yang tewas tersebut.

“Kejadian malam hari, kemu­dian dibubaran oleh kepolisian, satu orang korban meninggal dibawa ke rumah sakit Drajat Prawiranegara (RSDP),” kata Ka­polres, Sabtu (17/3).

Sedangkan siswa lainnya yang selamat, kata dia dia­mankan ke Polres Serang Kota untuk dilakukan pendataan. Ia juga menjelaskan bahwa ber­dasarkan keterangan para saksi pelajar yang diamankan, bahwa mereka bertemu dengan beber­apa anak dengan menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam.

“Informasi (pelaku-red) tawuran masih sekitar orang sini. Tidak ada identitas dalam tubuh korban, kami hanya me­lihat bet sekolah. Siswa masih berpakaian sekolah. Selesai UTS kemudian berlibur ke Pantai Anyer,” tuturnya.

Senada diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Serang Kota, AKP Richardo. Saat dikon­firmasi pada Minggu (18/3) pihaknya mengaku masih melakukan penyelidikan terha­dap pelaku tersebut. Sedangkan korban sendiri masih dilakukan visum dan autopsi oleh Dokter Forensik di RSDP. “Pelaku masih lidik,” singkatnya saat dihubun­gi. (sidik/gatot)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.