4 Rumah Rusak Disapu Puting Beliung

1 Rumah Ambruk, 3 Rumah Lainnya Rusak Sedang

CIMANGGU,SNOL–Hujan deras disertai angin kencang, memporakporandakan 4 rumah warga Kampung Rancecet, Desa Rancapinang, Kecamatan Ci­manggu, Kabupaten Pandeglang, seki­tar pukul 09.15 WIB, Selasa (27/3). Beruntung, musibah tersebut tidak menelan korban. Hanya saja, kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Seorang korban, Eped (42) men­gaku, saat kejadian ia beserta istri dan anaknya sedang ada di dalam rumah. Pada waktu itu katanya, kondisi sedang hujan lebat dan tiba-tiba saja, angin berhembus kencang yang membuat rumah semi permanen miliknya am­bruk.

“Pas kejadian rumah sempat terasa goyang. Saya-pun langsung membawa isteri dan anak, lari keluar rumah. Tidak lama kemudian, karena anginnya ken­cang banget, rumah saya ambruk,” kata Eped, Selasa (27/3).

Sementara ini katanya, sebelum rumahnya diperbaiki ia memilih me­numpang di rumah keluarganya yang lain. Ia juga mengaku, belum dapat memastikan kapan akan membangun rumahnya kembali. Karena, kondisinya benar-benar belum memiliki uang yang cukup untuk membangunnya.

“Kami berharap, ada bantuan dari Pemerintah untuk membangun kem­bali rumah yang ambruk itu. Soalnya, kami benar-benar tidak mampu kalau harus membangunnya sendiri. Untuk makan sehari-hari saja kami sulit,” ke­luhnya.

Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Cimanggu, Hery membenarkan, di wilayahnya terjadi bencana angin puting beliung. Bahkan menurutnya, dalam musibah itu meru­sak 4 rumah warga. Dari ke empat itu, 3 rumah diantaranya hanya mengalami kerusakan sedang dan yang 1 rumah rusak berat.

“Tidak ada keluarga korban yang ter­luka. Hanya kerugian materil kurang lebih sekitar Rp. 15 juta. Sedangkan, 3 rumah yang lainnya mengalami ru­sak sedang (genteng berjatuhan dan hancur,red), dengan kerugian kurang lebih Rp 10 juta,” terangnya.

Saat ini katanya, pihaknya juga ma­sih di Tempat Kejadian Perkara (TKP) melakukan evakuasi barang-barang milik para korban. “Selain itu, kami juga melakukan pendataan terhadap korban, untuk kepentingan laporan dan pengajuan agar mendapatkan ban­tuan dari Pemerintah,” imbuhnya. (ni­pal/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.