Nelayan Wanasalam Ditemukan Tewas di Laut

Setelah Proses Pencarian Selama Tiga Hari

WANASALAM, SNOL- Iyan (29), seorang nelayan warga Kampung Duaren RT 27 RW 07, Desa Muara, Kecamatan Wana­salam, Kabupaten Lebak, ditemukan tewas oleh tim SAR mengambang di pantai Pasir Putih Tenjo Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (10/7). Sebelumnya, korban digegerkan hilang saat menung­gu Bagan, Minggu (8/7) lalu. Setelah diidentifikasi, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dikebumikan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggu­langan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Kaprawi mengatakan, setelah dilaku­kan pencarian oleh tim SAR gabungan diantaranya, BPBD, Basarnas Provinsi, Koramil dan Polsek setempat, selama tiga hari, akhirnya korban bisa ditemu­kan dalam kondisi tidak bernyawa.

“Korban sudah ditemukan di pan­tai Pasir Putih Tenjo, pukul 09.00 WIB dalam keadaan tidak bernyawa dan jasad korban langsung dibawa ke rumah duka,” ujar Kaprawi kepada Satelit News, Selasa (10/7).

Menurutnya, pencarian di hari ketiga dilakukan oleh tim SAR dengan dibagi tiga titik lokasi pencarian yakni, perahu karet Basarnas Banten menyisir dari lo­kasi kejadian menuju barat sejauh lima mil laut. Sedangkan, perahu nelayan mencari dari lokasi kejadian menuju Timur sejauh tujuh mil laut, dan tim da­rat menyisir di pantai Bagedur kearah pantai Bayah.

“Saat pencarian dilakukan ketinggian gelombang air laut mencapai satu sam­pai lima meter, angin Timur Tenggara

Kecepatan lima sampai dua puluh knots. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian pada hari ini din­yatakan ditutup,” tandasnya.

Kepala Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Lebak, Erwin Ko­mara Sukma menambahkan, sebe­lum dilaporkan hilang, korban sempat berkomunikasi dengan keluarganya melalui sambungan telepon selulernya, dengan memberitahukan jika jangkar bagangnya putus.

Sore harinya, keluarga korban mendapat kabar dari warga pantai Bagedur Kecamatan Malingping, bah­wa telah ditemukan bagang yang ter­dampar di tepi Pantai Bagedur. Setelah dilakukan pengecekan bahwa benar jika Bagang tersebut adalah Bagang yang ditempati korban.

“Saat ditemukan, koban sudah tidak bernyawa. Korban sudah dibawa ke­luarganya, untuk segera dikebumikan,” pungkasnya. (mulyana/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.