Arief dan Zaki Sah Dua Periode

KPU Kota/Kab Tangerang Tetapkan Kepala Daerah Terpilih

TANGERANG, SNOL—KPU Kota dan Ka­bupaten Tangerang secara resmi mene­tapkan pemenang pilkada serentak 2018. Pasangan Arief Wisman­syah-Sachrudin dan pasangan Ahmed Zaki Iskandar-Mad Romli ditetap­kan sebagai Walikota-Wakil Walikota Tangerang dan Bupati-Wakil Bupati Tangerang dalam rapat pleno yang di­gelar KPU masing-masing, Selasa (24/7).

Dengan demikian, baik Arief Wis­mansyah maupun Ahmed Zaki Iskan­dar resmi menjabat sebagai kepala dae­rah untuk periode kedua di daerahnya masing-masing. Soal pelantikan, pa­sangan Arief Wismansyah-Sachrudin kemungkinan akan dilantik pada gel­ombang ketiga, yakni pada 14 Maret ta­hun depan. Sedangkan Ahmed Zaki Is­kandar-Mad Romli kemungkinan akan dilantik pada gelombang pertama yang diprediksi pada 20 September 2018 mendatang.

Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi mengatakan, Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang dinyatakan tidak ada gugatan di Mahkamah Kon­stitusi (MK). KPU Kota Tangerang dapat melakukan penetapan pasangan calon terpilih paling lambat tiga hari setelah surat MK diedarkan. “KPU Kota Tangerang mengambil ke­sempatan pertama pada tanggal 24 Juli 2018 untuk melak­sanakan penetapan calon terpilih tersebut,” ujarnya, kemarin.

Penetapan Arief R Wismansyah-Sachrudin sebagai walikota-wakil wa­likota Tangerang 2018 terpilih ditu­angkan dalam Keputusan KPU Kota Tangerang No: 100/HK.03.1-Kpt/3671/ Kota/VII/2018 tertanggal 24 Juli 2018. “Menetapkan pasangan calon walikota dan wakil wali kota dalam Pemilihan walikota 2018 Arief R Wismansyah dan Sachrudin dengan perolehan suara 609.428,” ujarnya.

Usai pleno penetapan pas­angan calon terpilih, pihaknya akan berkirim surat ke DPRD Kota Tangerang agar pasangan calon yang diusung 10 parpol ini dilantik dalam sidang paripurna istimewa DPRD.

Arief mengucapkan rasa terimakasihnya kepada ma­syarakat yang memilihnya kem­bali sebagai orang nomor satu di Kota Tangerang. “Terimakasih untuk dukungannya. Semoga amanah yang diberikan menjadi Istiqomah. Kami juga terimaka­sih pada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan pemilu dengan aman sukses dan lan­car,” katanya.

Terkait waktu pelantikannya, menurut mantan Wakil Waliko­ta Tangerang ini, diperkirakan akan berlangsung pada Maret 2019 mendatang. “Masa bhakti saya periode pertama selesai pada 24 Desember 2018, nah ke­mungkinan baru akan dilantik pada gelombang ketiga sekitar 14 Maret 2019,” ucapnya.

Senada, Wakil Walikota Tangerang terpilih, Sachrudin mengaku bersyukur lantaran pilkada 2018 telah berjalan lan­car dan kondusif, baik dalam tahapan maupun dari unsur ka­mtibmas-nya. “Alhamudillah kita sampaikan karena semua proses pilkada tidak ada kendala berarti, dibanding daerah-daerah lain yang mungkin sampai sekarang masih ada persoalan,” ucapnya. Ia berharap, apa yang terjadi saat ini merupakan hal yang terbaik untuk Kota Tangerang.

Untuk diketahui, saat ple­no rekapitulasi pilkada lalu, pasangan calon Arief R Wis­mansyah-Sachrudin secara resmi memperoleh suara may­oritas pilkada walikota-walikota Tangerang periode 2018-2023. Keputusan tersebut berdasarkan hasil pleno rekapitulasi KPU Kota Tangerang yang menyatakan paslon yang diusung 10 parpol ini meraih 609.428 suara atau 85,80 persen dari 711.814 suara yang sah. Sementara, kolom ko­song hanya meraih 102.386 suara atau 14,80 persen.

Di tempat terpisah, usai dir­esmikan menjadi pemenang pilkada, pasangan Ahmed Zaki Iskandar-Mad Romli me­nyatakan segera bergerak untuk menunaikan sebanyak 15 pro­gram janji kampanye yang bakal jadi dasar Rencana Pembangu­nan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang.

Zaki menyebut, sebanyak 15 program janji kampanye yang dipaparkan beberapa waktu lalu bakal jadi dasar RPJMD Ka­bupaten Tangerang lima tahun mendatang. Realisasi sejumlah program tersebut, sambungnya, mensyaratkan peran sejum­lah elemen masyarakat. Zaki mengaku bakal mengutamakan semua program tanpa terkecuali.

“Gak ada yang didahulu­kan, semuanya berjalan sesuai dengan programnya dan juga tahapan-tahapannya. Karena ini nanti akan menjadi dasar dari RPJMD kita,” tegasnya kepada awak media.

Sebelum ditetapkan sebagai paslon terpilih, Zaki mengaku telah melakukan sinkronisasi internal dengan sejumlah partai politik. Sementara sinkronisasi dengan pemerintah dilakukan pihaknya usai dilantik nanti. Sambil menunggu pelantikan tersebut, sambungnya, dia akan memusatkan perhatian men­sukseskan partainya di Pemili­han Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

“Saya sebagai ketua partai ten­tu saja memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan bakal ca­leg kita yang akan berlaga di per­helatan 2019,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Ka­bupaten Tangerang, M Ali Zainal Abidin menerangkan, pelantikan paslon terpilih menjadi kewenan­gan Pemerintah Daerah. “Kelihat­annya ini akan dibuat serentak tapi bergelombang. Akhir masa jabatan Bupati Tangerang bulan Maret 2018, kalau mengacu su­rat itu (Mendagri) berarti dilak­sanakan di 20 September 2018, gelombang pertama,” tukasnya. (irfan/made/gatot)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.