Persiapkan GenPI, Dispar Provinsi Gorontalo Gelar Bimtek Media Online

GORONTALO, SNOL—Demam Generasi Pesona Indonesia(GenPI) Kali ini melanda Gorontalo. Setelah Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Gorontalo menggelar Bimtek media online sebagai persiapan launching GenPI Gorontalo, di salah satu hotel di Gorontalo, Jumat (27/7).

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Gorontalo, Nancy Lahay mengatakan, Dispar Provinsi Gorontalo meyakini peran anak muda melalui komunitas Genpi akan semakin memajukan pariwisata Gorontalo.

“Pergerakan GenPI sebagai garda terdepan promosi pariwisata sudah terbukti berhasil mendongkrak pariwisata di berbagai daerah di Tanah Air. Kami harap pariwisata Gorontalo juga semakin kuat dengan hadirnya GenPI,” ujar Nancy, Jumat (27/7).

Memberikan sebuah sentuhan positif, Bimtek kali ini menghadirkan nara sumber yang paten. Ketua Harian GenPI Nasional (GenPINas) Siti Chotijah dan Senior editor sekaligus tim aktivasi media online GenPINas Ang Tek Khun dihadirkan untuk menjadi nara sumber. Hal ini menjadi penting, karena GenPI merupakan serdadu digital. Sehingga diharapkan GenPI Gorontalo bisa secara efektif mempromosikan pariwisata Gorontalo melalui konsep digital.

“Pengoptimalan peran medsos menjadi sangat penting sehingga promosi pariwisata menjadi lebih efektif. Hal ini harus dimaksimalkan untuk menjual destinasi yang ada di Gorontalo,” ujar Siti Chotijah.

Selain itu, lanjut Siti Chotijah, melalui Bimtek ini GenPI Gorontalo perlu memahami dulu apa itu Genpi. Sehingga nantinya GenPI Gorontalo bisa satu frekuensi dengan 23 provinsi lain yang telah lebih dulu launching. “Ini menjadi penting. Sebagai sebuah persiapan launching kami berharap GenPI Gorontalo paham betul fungsi dan tugas dari GenPI. Sehingga promosi pariwisata Gorontalo bisa semakin efektif lagi,” papar wanita yang akrab disapa Jhe itu.

Sementara itu Sekretaris Kementerian Pariwisata, Ukus Kuswara mengatakan, sinergi antar daerah dalam memajukan pariwisata melalui GenPI diharapkan menjadi kemudahan dalam menaikkan engagement khususnya dimedia sosial. Sehingga percepatan promosi pariwisata dapat dilakukan.

Karena kini perbincangan pariwisata bukan hanya sekedar tren. Ini telah memunculkan fenomena baru. Khususnya bagi netizen yang saat ini pasti mempunyai wish list tempat yang ingin dikunjungi.

“Dengan kegiatan ini diharapkan GenPI Gorontalo akan berinteraksi baik secara online mauoun offline. Trending topic, viral dan diimbangi dengan berbagai kegiatan offline yang menyasar langsung ke unsur pentahelix pariwisata,” ujar Ukus Kuswara.

Terpisah Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Komunikasi Don Kardono ikut angkat suara. Sama seperti GenPI daerah lainnya, GenPI Gorontalo merupakan garda terdepan promosi pariwisata Indonesia. Menjadi pasukan yang militan melakukan penetrasi pasar. Eksekusinya memakai konsep go digital. Memanfaatkan peran media sosial (medsos). Bisa melalui blog, facebook, twitter, instagram, path, juga lainnya.

“GenPI harus menuliskan semua hal menyangkut potensi pariwisata daerahnya masing-masing. Mereka lalu memviralkannya melalui medsosnya. Konsep seperti ini jauh lebih efektif, termasuk untuk menjual destinasi yang ada di Gorontalo. Yang penting no hoax, no SARA, dan no politics. Makanya Bimtek ini sangat penting,” jelas Don Kardono.

Lebih lanjut Don Kardono menjelaskan, bahwa GenPI merupakan komunitas yang bersifat sosial atau volunter. Maka harus diaktivasi dengan acara agar terus aktif. Bisa melihat calendar of events, destinasi wisata, maupun kebijakan kepariwisataan yang ada.

“Misalnya membuat event di destinasi wisata yang ada di Gorontalo. Membuat pasar digital setiap minggunya. Lomba fotonya di Instagram, lomba video di Youtube, dan lainnya,” jelas Don Kardono.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga sependapat. Menurutnya, pembentukan GenPI Gorontalo akan menambah akselerasi serta promosi pariwisata Gorontalo. Apalagi potensi pariwisata Gorontalo sangat luar biasa. “Ini sangat bagus. Pembentukan GenPI Gorontalo tentunya akan sangat membantu pariwisata Gorontalo itu sendiri. Kalau soal potensi pariwisata Gorontalo sudah tidak diragukan lagi. Apalagi potensi wisata budaya dan baharinya. Tentu ini harus dimaksimalkan,” kata Menpar.

Menpar pun kembali mengingatkan, GenPI merupakan bagian dari implementasi program yang telah ditetapkan Kemenpar RI untuk 2018. Oleh sebab itu seluruh pihak juga harus memberikan dukungan penuh. Sehingga nantinya terjalin kerjasama yang baik.

“Karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa bantuan berbagai pihak terkait pariwisata, termasuk komunitas. Apalagi ini merupakan salah satu program utama Kemenpar. Harus didukung,” kata Mantan Dirut PT Telkom tersebut. (*/ip/dm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.