Pengumuman Honorer K-1 Ditunda

2.105 Honorer Diverifikasi Lanjutan

SERANG, SN—Sebanyak 2.105 tenaga honorer katagori satu (K-1) dari Provinsi Banten, Pemkab Lebak dan Pemkab Serang yang telah diverifikasi ulang oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 2-3 April lalu belum bisa diumumkan. Ini karena BKN masih harus melakukan verifikasi lanjutan. Hal ini diketahui dengan surat f-26 Nomor 30/V.106-10/99 dari BKN yang ditujukan kepada Pemprov Banten.
Jumlah honorer Pemprov Banten yang diverifikasi ulang sebanyak 797 orang, Pemkab Serang 662 orang dan Pemkab Lebak 646 orang. Karenanya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten belum bisa segera mengumumkan honorer yang bakal diangkat jadi CPNS tersebut pada tanggal 5 April ini sebagaimana diperintahkan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Belum diketahui pasti sampai kapan penundaan ini dilakukan.
“Kita belum dapat salinan nama-nama honorer yang lolos verifikasi, makanya belum dapat mengumumkan. Terutama honorer Pemprov, Pemkab Lebak dan Pemkab Serang,” ungkap Kepala BKD Banten, Opar Sohari pada wartawan, Rabu (4/4) di kantornya.
Kata Opar, kabupaten/kota di Banten yang bisa mengumumkan adalah Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Serang dan Cilegon. Sebab, lima daerah ini memiliki honorer K-1 di bawah 500 orang. Meski demikian, Opar meminta lima daerah tersebut tidak segera mengumumkan jumlah tenaga honorer yang lolos verifikasi. Sebab bisa menimbulkan gejolak di daerah lain yang belum diumumkan.
“Untuk lima kabupaten/kota tersebut sudah bisa mengumumkan. Namun kami mengimbau tidak mengumumkan terlebih dahulu. Sebab dikhawatrikan akan mengakibatkan keresahan honorer di daerah lain,” ujarnya seraya berjanji terus berkordinasi dengan kabupaten/kota di Banten, terutama dalam memperjuangkan honorer yang tidak lolos verifikasi.
Kepala Bidang Pengembangan Kepegawaian di BKD Provinsi Banten, Ganis Diponegoro menambahkan, karena mesti diverifikasi lanjutan, Pemprov Banten, Pemkab Lebak dan Pemkab Serang belum menerima data tenaga honorer yang lolos verifikasi. “Secara nasional ada 15 Pemda yang belum menerima data tenaga honorer hasil verifikasi BKN, termasuk tiga Pemda di Banten,” ujarnya.
Dia menyebutkan, 12 Pemda lain di Indonesia yang belum menerima data tenaga honorer K1 itu adalah Pemprov Sulawesi Tengah, Provinsi Nangro Aceh Darussalam, Pemkab Wonosobo, Pemkab Nganjuk, Pemkab Bangkalan. Pemkab Seram Bagian Timur, Kabupaten Aceh Utara, Pemkab Ogan Komering Ulu, Pemkab Ogan Komering Timur, Pemkab Raja Ampat, dan Pemkab Laniwijaya. “Ada tiga Pemda yang jumlah tenaga honorernya di atas 1.000 orang yaitu Bangkalan, Nganjuk dan Seram,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, pada 5 April hari ini, Pemda seharusnya mengumumkan tenaga honorer K1 yang bakal diangkat menjadi CPNS. Pengumuman dilakukan melalui media cetak dan online sebagai bentuk transparansi rekrutmen CPNS 2012.
Di tempat terpisah, Kepala BKD Kabupaten Lebak, Dedi Lukman Indepur membenarkan pihaknya belum menerima data honorer K-1 hasil verifikasi. “Kami masih belum menerima hasilnya dari BKN,” terang Dedi Lukman, Rabu (4/4) seraya berharap semua tenaga honorer K-1 yang diusulkan lolos verifikasi.
Begitu juga Pemerintah Kabupaten Serang dan Kota Cilegon, hingga kemarin mengaku belum menerima hasil verifikasi dari BKN soal tenaga honorer K-1 yang bakal diangkat jadi CPNS.
Kepala BKD Kabupaten Serang, Rif’ah Maftuty malah menyebutkan, pihaknya menambahkan pengajuan baru sebanyak 30 tenaga honorer yang diharapkan bisa diverifikasi ulang. “Kami tetap mengajukan 30 orang yang belum di verifikasi,” ujarnya.
“Kami belum dapat datanya. Tadi (kemarin, red) staf BKD saya suruh ke Jakarta untuk mengambil data guru honorer itu. Soalnya tadi malam saya dapat informasi sudah keluar, tapi saya belum dapat suratnya,” kata Eddy Syuaidy Alie, Kepala BKD Kota Colegon di tempat berbeda.
Dia menyebutkan, jumlah tenaga honorer K1 yang diajukan ke Pemerintah Pusat sebanyak 36 orang. “Tapi berapa yang lolos diangkat menjadi PNS saya tidak tahu. Wong saya belum dapet surat resminya,” tambah dia.
Sementara BKD Kota Serang masih menunggu rekomendasi dari Pemprov Banten untuk mengumumkan tenaga honorer hasil verifikasi. “Menunggu rekomendasi dan format pengumuman dari Pemprov Banten. Adapun jumlah honorer K1 Kota Serang hanya 67 orang, 65 guru dan dua bidan,” ujar Akhmad Benbela, Kepala BKD Kota Serang.
Dia menjelaskan, meski dinyatakan lolos verifikasi tidak berarti honorer K-1 langsung jadi CPNS. Masih harus menunggu peraturan pemerintah yang mengatur teknis pengangkatan. “Nanti rapat dulu dengan Pemprov untuk mengumumkannya,” kata Benbela. (eman/zal/ris/dan/app/man/bnn)